Selain itu, terdapat masalah krusial lain yang harus segera ditangani pemerintah. Yaitu jumlah dokter gigi yang terbatas di faskes pertama kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa jumlah dokter di puskesmas jauh lebih sedikit. Akibat dari jumlah dokter yang dinilai terlalu sedikit di Puskesmas, masyarakat jadi kurang terlayani dalam pelayanan kesehatan mulut dan gigi di daerah Indonesia.
"Tapi kesimpulan saya, sedikit sekali dokter yang mau kerja di Puskesmas, lebih banyak yang memprioritaskan di kab kota besar. Akibatnya banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses layanan ke dokter gigi," ujar Menkes Budi secara virtual dalam Acara Sikat Gigi Serentak HKGN di Gelora Bung Karno, Senin (12/9/2022)
Dalam mengatasi permasalahan tersebut, Budi akan melakukan pengkajian terkait pelayanan dan alat kesehatan. Sehingga kesehatan gigi anak terjaga dan masyarakat umum juga mendapatkan akses dan berharap pada ikatan dokter seperti Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bisa menyebarkan dokter ke berbagai daerah.
"Oleh karena itu saya mengimbau kepada PDGI tolong bantu sebarkan dokter kita ke puskesams di seluruh kecamatan di Indonesia," harap Budi.
(Vivin Lizetha)