Menurut Julita, RSGM tak hanya memfasilitasi perawatan dan pengobatan melainkan juga menekankan upaya preventif dan promotif atau edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dimulai dari menggosok gigi yang baik dan benar.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan yang pada tahun ini mengedepankan upaya preventif dan promotif di bidang kesehatan. “Saya kira BKGN dan HKGN ini sangat selaras dan sekaligus ini saya kira (menjadi momen) kebangkitan bersama, bukan hanya kesehatan gigi namun juga kesehatan anak,” katanya.
Julita mengatakan sistem pelayanan RSGM pada saat ini sudah berbenah dengan mengutamakan keselamatan pasien dan tenaga medis agar tidak tidak tertular dan menularkan virus Covid-19.
Ia memastikan bahwa RSGM menerapkan keamanan yang baik mulai dari pendaftaran kunjungan dengan sistem daring sehingga antrean tidak menumpuk, persyaratan minimum vaksin pada pasien, hingga kelengkapan alat pelindung diri (APD) pada tenaga kesehatan.
“Ini merupakan kesempatan kami untuk membuktikan ke masyarakat bahwa kami aman. Insya Allah keselamatan pasien dan keselamatan dokter gigi yang bekerja itu merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan jaminan,” katanya.
(Martin Bagya Kertiyasa)