RAPID test HIV, jadi cara untuk mendeteksi dini penyakit HIV pada seseorang. Rapid Test HIV ini dilakukan kapan saja, tanpa waktu tertentu.
Bahkan, tahukah Anda kalau orang yang berusia 13–64 tahun justru direkomendasikan untuk menjalani tes HIV setidaknya satu kali.
Tes ini perlu dilakukan sebagai skrining apabila seseorang mengalami gejala awal HIV. Terlebih bila orang tersebut terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA, terutama yang menggunakan jarum suntik atau sering melakukan hubungan seksual berganti-ganti pasangan, dan melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom.
Tidak hanya itu, diketahui orang yang terdiagnosis hepatitis, TBC, dan infeksi menular seksual juga perlu rutin menjalani rapid test HIV. Lantas seperti apa sih cara melakukan rapid test ini?
Prosedur rapid test HIV dilakukan oleh tenaga medis di fasilitas kesehatan, contohnya Puskesmas, klinik VCT (voluntary counselling testing), hingga rumah sakit. Prosedurnya perlu dilakukan oleh tenaga medis, agar hasil tesnya bisa lebih akurat.
BACA JUGA:Mengenal Psioriasis Plak, Jenis Penyakit yang Bisa Menyerang Penderita HIV
BACA JUGA:Awas 16 Tanda dan Gejala Khusus HIV Pada Wanita, Bisa Bikin Menstruasi Berubah