2. Outlander Oleh Diana Gabaldon
Novel ini menceritakan sang istri yang menunggu suaminya pasca-Perang Dunia II. Sang istri dibawa pergi ke Skotlandia abad ke-18. Di sana, dia dianggap sebagai "Sassenach," atau Outlander, dan dipaksa untuk menikahi Jamie Fraser padahal dirinya sudah bersuami. Calon suami barunya ini seorang prajurit dengan masa lalu yang bermasalah dan temperamen yang berapi-api.
3. Letting Go
Novel ini menceritakan tentang seorang janda bernama Josslyn yang berusaha move on dari kesedihannya dan mengeksplorasi gairahnya dengan menjadi seorang submisif. Tanpa sepengetahuan Josslyn, Dash, suami sahabatnya yang berperan sebagai dominan, ternyata sudah lama memendam perasaan padanya.
4.The Story of O
Diterbitkan di Paris pada tahun 1954 dan langsung mengundang kontroversi. Novel ini bercerita mengenai seorang karakter bernama O, seorang fotografer fashion Paris yang bersedia menjadi budak seks bagi kekasihnya, Rene.
5. forever By Judy Blume
Novel ini menceritakan kisah Katherine, seorang remaja New Jersey, dan hubungannya yang berkembang dengan Michael di mana mereka— terkesiap—berhubungan seks. Penggambaran cinta pertama yang jujur ini (termasuk kecanggungan pertemuan seksual pertama Anda) sangat inovatif ketika diterbitkan pada tahun 1975, tetapi masih terasa relevan hingga saat ini.
(RIN)
(Rani Hardjanti)