Namun lantaran virus hepatitis B ini telah ditemukan dalam air liur, menyebabkan risiko penularan dengan ciuman bertukar lidah mungkin ada.
Bahkan, risiko dapat meningkat jika salah satu pasangan memakai kawat gigi ortodontik atau memiliki luka terbuka atau luka di mulut.
Tak hanya itu, kemungkinan terinfeksi akan bertambah dengan jumlah pasangan seksual yang dimiliki seseorang. Dengan demikian, individu yang suka melakukan seks bebas seperti suka dalam hubungan FWB maupun sering Sleepover Date, lebih mungkin untuk terinfeksi hepatitis B.
(Dyah Ratna Meta Novia)