3. Target produksi sampai 20 juta dosis: Sebagai tahap awal, Bio Farma memproduksi maksimal 20 juta dosis. Jumlah ini bisa dinaikkan menjadi 40 juta dosis per tahun 2023, dengan penambahan fasilitas produksi dan kapasitan produksi bisa dinaikkan menjadi 100 juta dosis per tahun pada 2024 tergantung pada kebutuhan dan permintaan.
4. Bisa dipakai mulai usia 18 tahun: “IndoVac bisa digunakan untuk vaksinasi individu berusia 18 tahun ke atas secara massal. Di sisi lain, secara paralel, Bio Farma sudah memulai uji klinis untuk vaksin lanjutan (booster) sejak 1 September 2022," tambah Honesti.
5. Kantungi PPUK dari BPOM: Honesti menjelaskan, vaksin IndoVac sudah mendapatkan PPUK (Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinis) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk uji klinis vaksin IndoVac booster. Selanjutnya, Bio Farma akan melakukan uji klinis vaksin IndoVac untuk anak-anak setelah mendapatkan PPUK dari BPOM.
BACA JUGA:Keren! Vaksin Covid-19 IndoVac Buatan BUMN Sudah Didaftarkan ke WHO
BACA JUGA:4 Perbedaan Vaksin Inavac dan Indovac, Mana yang Lebih Ampuh?
(Rizky Pradita Ananda)