Belum lagi dengan posri tubuh yang ditampilkan pada lukisan Mona Lisa yang hanya ¾ bagian saja. Pasalnya pada zaman itu, sebuah lukisan yang menampakan potret seseorang akan dibuat seluruh tubuh, tapi tidak dengan lukisan Mona Lisa.
Biasanya seseorang akan mengenakan pakaian terbaiknya ketika hendak dilukis. Tetapi Da Vinci justru melukis potret dengan pakaian polos dan terkesan biasa saja.
Alasan lukisan Mona Lisa begitu terkenal tidak jauh-jauh dari latar belakang maestro yang menciptakannya. Leonardo Da Vinci tidak hanya terkenal sebagai pelukis. Namanya juga kesohor sebagai penulis, filsuf, pematung, dan arsitek.
(Salman Mardira)