Unik! Anak di Pulau Ini Harus Lihat Orangtuanya Berhubungan Seks, Dilarang Tutup Mata

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Kamis 08 September 2022 00:02 WIB
Anak-anak di Pulau Marquesas diharuskan melihat orangtuanya berhubungan seks (Foto: Tripadvisor.com)
Share :

MEMPERTONTONKAN aktivitas seksual merupakan hal tabu di Indonesia, bahkan banyak negara. Tapi, hal ini tak berlaku bagi masyarakat Pulau Marquesas. Mereka punya tradisi unik yakni para orangtua harus memperlihatkan adegan hubungan seks secara langsung ke anaknya.

Marquesas yang diberkahi keindahan merupakan kepulauan di Polinesia Prancis. Tinggal di daratan Samudera Pasifik, masyarakat Marquesas masih sangat tradisional.

 BACA JUGA:Ritual Seks Nyeleneh Suku Mangaia, Remaja 13 Tahun ML dengan Wanita Lebih Tua

Para suami istri di Marquesas biasa mempertontonkan adegan ranjang ke anaknya untuk mengajari mereka tentang seks. Ini bagian dari budaya. Tentu saja anak-anaknya diharuskan menontonnya sesering mungkin, dengan harapan mereka juga bisa membahagiakan pasangannya nanti kalau sudah menikah.

 

Dalam budaya masyarakat Marquesas hubungan seks sangat penting. Bahkan hubungan seks dikaitkan dengan kesejahteraan anak-anak mereka. Hal ini menyebabkan semua anak dalam suatu keluarga wajib hadir ketika orangtuanya berhubungan seks.

 BACA JUGA:Tradisi Seks Suku Muria, Gadis Perawan dan Perjaka Bebas Bersetubuh di Gubuk Cinta

Anak-anak akan diminta duduk dengan nyaman dan tenang sembari melihat adegan intim orangtuanya. Tak boleh tutup mata. Mereka harus memperhatikan dengan baik mulai dari gerakan tubuh, suara, hingga posisi seks orangtuanya.

Masyarakat Pulau Marquesas melakukan hal ini agar anak-anak mereka bisa belajar menyenangkan pasangan ketika mereka dewasa nanti. Meski terdengar aneh, namun masyarakat Pulau Marquesas tetap menjunjung tinggi kebudayaan mereka dan beranggapan lebih baik anak-anak mereka diajari sendiri daripada belajar dari orang lain.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya