Bagaimana Virus Bermutasi? Ini Penjelasan Ahli Mikrobiologi

Kevi Laras, Jurnalis
Senin 05 September 2022 16:03 WIB
Virus terus bermutasi (Foto: ABC)
Share :

HADIRNYA virus SARs-COV-2 atau dikenal Covid-19, membuat setiap negara berupaya mengenal dan mengetahui bagaimana cara virus itu bermutasi (berkembang). Hal ini tentu tidak dipahami masyarakat awam, berikut penjelasannya.

Virus berkembang (mutasi), dikatakan bila menemukan tempat baru (host, atau manusia) masuk ke dalam tubuh manusia untuk menginfeksi. Kemudian mereplikasi atau proses virus yang memperbanyak komponen.

 

Apabila jumlah orang terinfeksi maka besar virus itu bermutasi. Di mana hanya sekitar 4-5% virus bisa bertahan (survive) pada obat dan vaksinasi.

"Semakin banyak orang yang terinfeksi semakin besar kemungkinan virus itu bermutasi. Walaupun seperti yang saya sampaikan kalau 45% mutasi bisa menyebabkan virusnya mati dan sekitar 30% virusnya tambah lemak," kata Prof Amin Soebandrio, dr, PHD, SpMK(K) Guru Besar Mikrobiologi FKUI dalam Talkshow Bebas Bepergian Asal Sudah Booster? di kanal YouTube BNPB Indonesia.

 BACA JUGA:CDC: Virus Cacar Monyet Bisa Bertahan pada Benda yang Disentuh Pasien Positif

"Dan 25% mutasi itu tidak menyebabkan apa-apa maka hanya 4-5% mutasi virus itu survive, artinya bisa menjadi lebih fit bisa menghadapi tekanan lingkungan, obat dan vaksin," tambahnya.

Di mana aman dari virus?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya