5. Tumor otak.
6. Pengobatan kanker, seperti radiasi otak, transplantasi sumsum tulang, atau kemoterapi.
7. Gegar otak atau trauma kepala.
8. Kurangnya aliran oksigen ke otak saat jantung atau pernapasan berhenti terlalu lama.
9. Operasi besar atau penyakit parah, termasuk operasi otak.
10. Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan.
11. Hidrosefalus (pengumpulan cairan di rongga otak).
12. Infeksi otak yang parah.
(RIN)
(Rani Hardjanti)