SESEORANG yang terpapar bakteri Legionella dapat mengembangkan dua penyakit yang berbeda, Legionnaire dan demam Pontiac.
Bakteri ini jika diabaikan bisa mematikan penderitanya, terlebih bila bakteri sudah hidup di paru-paru.
Mengetahui seperti apa gejala penyakit Legionnaire akan membantu kita untuk lebih waspada. Terlebih, Argentina sudah melaporkan empat kasus meninggal dunia akibat penyakit ini.
Sebelumnya, pejabat kesehatan Argentina melaporkan kasus ini dengan nama 'Pneumonia Misterius'.
Lebih lanjut, Pusat Pencegahan dan Penanganan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan bahwa Legionnaire tidak jauh berbeda dengan penyakit pneumonia pada umumnya. Gejala penyakit ini meliputi:
1. Batuk
2. Sesak napas
3. Demam
4. Nyeri otot
5. Sakit kepala
Pada beberapa kasus, penyakit Legionnaires dapat menimbulkan gejala seperti diare, mual, dan kebingungan. Gejala biasanya mulai 2 hingga 14 hari setelah tubuh terpapar bakteri, walau bisa juga memakan waktu yang lama.
BACA JUGA:Penyakit Legionnaire, Pneumonia Misterius Argentina Pernah Ditemukan di Bali dan Tangerang
"Jika Anda mengalami gejala pneumonia, segera temui dokter. Bicaralah jujur kepada petugas kesehatan, termasuk aktivitas Anda belakangan ini yang berkaitan dengan sistem pendingin ruangan sentral atau rutin menggunakan bak mandi air panas, atau tinggal di rumah sakit 2 minggu terakhir," saran CDC, dikutip MNC Portal, Senin (5/9/2022).