Dari laporan pejabat kesehatan Argentina, hampir semua pasien Legionnaires ini adalah petugas kesehatan di satu klinik di kawasan San Miguel de Tucuman. Mereka terpapar bakteri dari sistem pendingin sentral.
Menurut laporan Kemenkes Republik Indonesia, penyakit Legionnaires ini timbul akibat pemakaian sistem pendingin sentral, alat pelembap ruangan, sistem air panas dan shower, kolam spa, whirlpool, maupun alat bantu pernapasan.
"Pekerja pembersih cooling tower berisiko alami Legionnaires jika cooling tower terkontaminasi dengan Legionella, terutama jika alat telah lama tidak terpakai,' terang keterangan resmi Kemenkes.
Di sisi lain, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan bahwa bakteri Legionella yang menyebabkan Legionnaires bisa juga sebabkan masalah kesehatan yang tidak begitu serius. Adalah penyakit demam Pontiac. Demam ini tidak menginfeksi paru-paru dan biasanya akan hilang dalam 2 sampai 4 hari.
(vvn)
(Dyah Ratna Meta Novia)