Dia menegaskan bahwa sekitar 90% penularan kasus HIV pada anak, dimulai dari ibu ketika mengandung dan melahirkan (persalinan). Lebih lanjut, ia menyinggung faktor lain yaitu adanya kontak seksual dari pasangan LGBT atau hubungan antar sesama lelaki.
"Penularan dari kehamilan dan persalinan itu lebih dari 90% tetapi kita juga punya kasus-kasus terjadi di remaja yang penularannya horizontal bukan vertikal," jelasnya.
"Di mana vertikal ini dari ibunya, kalau horizontal dari penderita sangat dikhawatirkan dari LGBT, dan juga seks bebas terutama yang sesama jenis," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)