"Mari kita terus jaga dan rawat tradisi seni dan budaya Angklung Gubrak dengan baik, agar desa ini tetap menjadi desa yang tradisional, tetapi berpenghasilan internasional, artinya wajah desa tapi penghasilan daerah," tuturnya.
Sekadar informasi, Angklung Gubrak merupakan alat musik yang terbuat dari bambu memiliki panjang sekitar 50 hingga 100 centimeter. Angklung Gubrak adalah angklung kuno yang tidak memiliki nada hanya mengeluarkan suara gubrak, sehingga angklung kuno tersebut diberi nama sebagai Angklung Gubrak.
Angklung Gubrak warisan budaya Bogor ini digunakan oleh masyarakat Desa Mekarjaya Kecamatan Cigudeg digunakan untuk menghormati dewi padi, dalam kegiatan mulai dari menanam padi, ngangkut padi hingga menempatkan padi ke lumping padi atau leui.
(Rizka Diputra)