KETUA Satgas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Hanny Nilasari, Sp.KK, menjelaskan, dalam tata laksana penentuan diagnosis cacar monyet, jika ditemukan lesi di alat genital, pasien harus menjalani tes penyakit kelamin juga.
"Ya, jika ditemukan lesi di alat genital, pasien akan jalani tes sifilis juga selain tes PCR Monkeypox," kata dr Hanny saat diwawancarai langsung di Gedung Dr. R. Soeharto PB IDI, Jakarta Pusat, Selasa (30/8/2022).
Ini dilakukan karena gejala klinis sifilis dengan cacar monyet hampir sama. Selain itu, tes ini diperlukan untuk menganulir beberapa kemungkinan yang bisa mengganggu diagnosis cacar monyet.
BACA JUGA:Apa Benar Virus Cacar Monyet Bisa Bertahan pada Benda yang Disentuh Pasien?
Dalam pemeriksaan sifilis, tidak bisa juga hanya mengandalkan pemeriksaan klinis. Tetap butuh pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui hasil diagnosis.