“Penelitian telah dengan jelas menunjukkan bahwa olahraga ringan, termasuk hanya berjalan kaki, setelah makan dapat menurunkan lonjakan gula darah setelah makan,” kata Dr. Nick West, MD, kepala petugas medis dan wakil presiden divisi urusan medis global di Abbott, dikutip dari Prevention, Minggu (28/8/2022).
Secara khusus, berjalan dalam waktu 60 hingga 90 menit setelah makan (ketika kadar gula darah mencapai puncaknya) dikaitkan dengan perubahan kadar gula darah yang lebih bertahap dibandingkan dengan duduk atau berdiri.
Ini penting bagi orang-orang dengan pre-diabetes atau jenis diabetes lain yang ingin menghindari perubahan gula darah yang dramatis.
Dalam penelitian yang sama, peneliti juga mengukur kesehatan jantung melalui tekanan darah sistolik, gula darah post prandial, dan insulin. Hasilnya, studi ini tidak menemukan pengaruh signifikan pada insulin atau tekanan darah. Penelitian justru menemukan bahwa berdiri, bisa membantu untuk menurunkan kadar gula darah, meski tidak pada tingkat yang sama dengan berjalan.
“Selain turunkan risiko diabetes tipe 2, berjalan kaki setelah makan dapat mengatasi kembung serta memperbaiki jam tidur di malam hari,” tambah Dr. Nick West
Bahkan, hanya dengan berjalan kaki 10 menit, suasana hati Anda juga bisa meningkat. Sehingga, dokter sangat merekomendasikan untuk jalan kaki setelah makan ke dalam rutinitas sehari-hari. Apalagi olahraga satu ini gratis, mudah, dan bisa disesuaikan dengan jadwal rutin Anda.
(Rizky Pradita Ananda)