IDI: Jangan Lupa Antibodi Menurun, Kita Butuh Booster Covid-19

Kevi Laras, Jurnalis
Sabtu 27 Agustus 2022 11:31 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock)
Share :

PEMERINTAH memang mewajibkan mereka yang ingin menggunakan transportasi mendapatkan vaksin booster Covid-19. Bagi mereka yang belum mendapatkan booster, maka haru disertai dengan hasil negatif PCR atau antigen.

Lantas, apakah dua kali vaksin tidak cukup untuk menangkal Covid-19? Menurut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Erlina Burhan, SpP(K) vaksinasi memiliki masa bertahan atau efektivitas (manfaat). Masanya

"Jadi vaksinasi lengkap itu akan sampai pada kadar yang optimal. Tapi akan menurun sesuai bertambahnya waktu. itu waktu kurang lebih dari 6 bulan, kemudian 7 atau 8 bulan lebih turun dan seterusnya," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI, dr Erlina Burhan, SpP(K) dalam Konferensi Pers Satgas Monkeypox dan Covid-19 bersama Ikatan Dokter Indonesia secara virtual.

Vaksinasi lengkap terdiri dari dosis 1 dan 2. Menurut dr Erlina, agar optimal maka perlu vaksin tambahan yaitu booster. Di mana ketika manfaatnya menurun, ditingkatkan kembali dengan Booster. Sehingga bisa memberikan proteksi yang optimal.

"Makanya itulah disarankan dibooster ketika terjadinya penurunan. Supaya kadar proteksinya naiknya ke optimal, yang juga akan turun pada waktunya," sambungnya.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak bergantung pada vaksinasi saja. Namun juga diimbangi dengan kepatuhan Protokol Kesehatan (Prokes) dan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya