3. Menggosok wajah terlalu keras: Para ahli menyarankan untuk tidak menggosok wajah terlalu keras. Mengapa? Karena bisa menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak. Alih-alih menggunakan scrub yang agresif, pilihlah produk perawatan dengan kandungan asam salisilat yang lipofilik agar dapat menyerap minyak, dan tidak membahayakan kulit wajah.
4. Over toner: Bagi kebanyakan orang dengan kulit berminyak, toner adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit. Ini membantu menyingkirkan kotoran dan minyak dari kulit. Akan tetapi, penting untuk diingat bahwa astringen yang keras dapat menghilangkan semua sebum pada kulit, memicu gatal dan iritasi. Ketika minyak alami terkelupas dari kulit, tubuh kita mencoba untuk menggantinya. Ini bukan berarti jadi harus stop pakai toner, tapi gunakanlah toner yang tanpa alkohol.
BACA JUGA:5 Tips Tampil ala Parisian Look, Minimal Tapi Sempurna
BACA JUGA:4 Tips Atasi Kulit Berminyak, Rajin Cuci Muka Ternyata Salah!
5. Tidak mengelola stres: Stres memang bagian dari hidup kita, yang mana juga begitu memengaruhi kulit. Saat stres, tubuh kita memproduksi kortisol dalam jumlah banyak dan ini menyebabkan hormon kita tidak seimbang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan jerawat dan memperburuk kerusakan kulit. Jadi, jangan lupa istirahat demi kullit yang sehat ya!
(Rizky Pradita Ananda)