Anehnya, Mendoza kemudian dijauhkan dari putrinya di ruang terpisah yang terkunci. Dia bisa keluar tetapi masih tidak bisa masuk ke kamar tempat putrinya ditahan. Camila kemudian dinyatakan meninggal karena dehidrasi.
Keesokan harinya, acara pemakaman diadakan. Namun Mendoza melihat ada yang aneh dari tubuh Camila yang tergeletak dalam peti mati kaca. Mata Camila bergerak dan secara mengejutkan denyut nadinya kembali ada.
Camila dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit terdekat.Namun dokter tidak berhasil menghidupkannya kembali. Balita malang itu akhirnya dinyatakan kembali meninggal karena adanya edema serebral atau pembengkakan pada otak.
(vvn)
(Kemas Irawan Nurrachman)