SEBANYAK 414 mahasiswa di Bandung, Jawa Barat terjangkit HIV. Jumlah yang tidak sedikit untuk kasus penularan HIV di kalangan pelajar.
Komisi penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung mencatat penularan virus HIV AIDS didominasi oleh usia produktif yakni usia 20-29 tahun. Tercatat hingga desember 2021, terdapat 12.358 pengidap HIV AIDS yang melakukan pelayanan kesehatan di kota Bandung.
Nah, HIV dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. Orang yang terinfeksi HIV biasa dikenal dengan orang dengan HIV (ODHA).
Saat awal tubuh terinfeksi, biasanya tidak menunjukkan gejala. Kemudian gejala yang berat akan muncul setelah 5-10 tahun dari awal infeksi. Namun apabila tidak segera diobati, HIV dapat menyebabkan kasus Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
Apa penyebab penularan HIV yang masif?
Menurut Mayo Clinic, ada beberapa hal yang membuat seseorang beresiko tinggi terkena HIV. Simak ulasannya dikutip dari Mayo Clinic, Jumat (26/08/2022).
1. Seks bebas tanpa kondom
Orang yang melakukan hubungan seks secara bebas tanpa penggunaan kondom sangat beresiko terkena HIV.
2. Sering berganti pasangan seks
Resiko HIV akan sangat meningkat jika memiliki banyak pasangan seksual.
3. Seks Anal
Dikutip dari Mayo Clinic, seks anal lebih beresiko tinggi terkena HIV daripada seks vaginal. Karena begitu banyak "kotoran" yang bersarang pada anal.
4. Memiliki Infeksi Menular Seksual (IMS)
Banyak penderita IMS memiliki luka terbuka pada alat kelamin Anda. Luka ini berperan sebagai pintu masuknya HIV ke dalam tubuh Anda.
5. Menggunakan jarum suntik secara bergantian
Sangat dilarang untuk menggunakan jarum suntik bergantian. Sering terjadi pada pengguna narkoba. Ini membuat mereka terkena tetesan darah orang lain.
(vvn)
(Kemas Irawan Nurrachman)