Belajar dari Atta Halilintar, Begini Cara Pengobatan dan Pencegahan DBD!

Rina Anggraeni, Jurnalis
Senin 22 Agustus 2022 15:12 WIB
Atta Halilintar Sakit DBD (Foto: Instagram)
Share :

BELAJAR dari Atta Halilintar, begini cara pengobatan dan pencegahan DBD (Demam Berdarah) menarik untuk diulas.Sebagai informasi, Atta Halilintar tengah jatuh sakit, dari keterangan sang istri, Aurel Hermansyah, Atta sedang sakit Demam Berdarah Dengue alias DBD.

Bahkan karena terserang penyakit musiman yang familiar di kalangan masyarakat Indonesia tersebut, Atta harus dirawat di rumah sakit. Mengutip dari KH Infotainment, Aurel menyebutkan karena sedang sakit DBD, kini Atta jadi sulit makan.

Melansir pedoman DBD di laman resmi CDC, berikut cara pengobatan dan pencegahan DBD yang bisa dilakukan.

1. Segera periksa

Jika bisa dan memungkinkan, segera periksa ke dokter jika Anda sudah mulai demam atau mengalami beberapa gejala DBD seperti yang paling umum ialah demam dengan disertai (salah satu dari ini), sakit mata, sakit kepala, nyeri otot, ruam, nyeri tulang, mual/muntah, nyeri sendi, dan ruam-ruam merah. Saat periksa ke dokter, beritahukan dokter riwayat perjalanan Anda ya!

2. Minum obat

Sebagai penanganan pertama, CDC menyebutkan bisa terlebih dahulu minum obat parasetamol untuk mengontrol demam dan menghilangkan rasa sakit. Ingat, dilarang minum aspirin atau ibuprofen ya!

3. Jangan sampai dehidrasi

Minum banyak cairan, bisa air mineral atau minuman dengan tambahan elektrolit agar tetap terhidrasi.

4. Perhatikan gejala

Jangan lengah, perhatikan warning signs demam berdarah yang bisa saja parah. Tanda-tanda peringatan ini, biasanya dimulai dalam 24 sampai 48 jam setelah demam Anda hilang.

Berikut pencegahan DBD yang dikutip dalam akun instagram Kementerian Kesehatan:

1. Menguras tempat penampungan air. Jangan lupa bersihkan dinding penampungan air juga, sebab pada bagian itu juga telur nyamuk biasa menempel.

2. Menutup rapat tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Salah satunya membalik pot-pot bunga agar tidak menimbulkan genangan air yang menjadi tempat bagi nyamuk untuk bertelur.

3. Memanfaatkan kembali atau daur ulang limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya