KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong peningkatan kualitas pariwisata di lima Destinasi Super Prioritas (DSP), kemudian sejumlah acara tahunan, hingga sektor MICE melalui reskilling, newskilling, dan upskilling untuk sumber daya manusia (SDM).
Peningkatan kualitas pariwisata khususnya di 5 DSP, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo penting dilakukan untuk menambah daya tarik wisatawan, terlebih ada peningkatan target kunjungan turis pada tahun depan.
"Peningkatan kualitas pariwisata melalui reskilling, upskilling dan newskiling untuk para SDM," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (22/8/2022).
Sandiaga menambahkan program unggulan desa wisata, Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, dan Indonesia Spice Up the World akan memperlihatkan kemajuan signifikan pada 2023.
“Jadi kelihatannya tahun depan cukup cerah untuk pariwisata,” ujarnya.
Sandiaga menuturkan pariwisata Indonesia mulai pulih, terlihat dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.
Hingga Juni 2022, kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 345,44 ribu atau naik 1.973 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu. Peningkatan juga tercapai jika dibandingkan Mei 2022 sebesar 63 persen. Kemudian tingkat okupansi hotel atau keterisian kamar ikut melonjak lebih dari 50 persen.
Selain itu, kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, juga dikarenakan setelah pemerintah membuka border atau pintu perbatasan. Sehingga sejumlah negara kini sudah bisa masuk, tentunya dengan syarat-syarat yang berlaku.
Sandiaga bilang, saat ini pihaknya tengah lebih fokus terhadap wisatawan Nusantara, dibandingkan wisman. Meski demikian ia yakin, bahwa tahun depan (2023) pemulihan di sektor Parekraf bisa lebih baik baik lagi.
"Saya yakin dengan kebijakan visa yang lebih baik, konektivitas atau penerbangan yang lebih baik, yakin Indonesia akan mampu untuk mencapai target 2023," pungkasnya.
(Salman Mardira)