KASUS virus Langya di China belum memperlihatkan kemajuan. Ya, belum ada laporan kasus baru ditemukan, selain 35 orang di China yang terinfeksi virus Langya sejak ditemukan pada awal Agustus 2022.
Memahami virus Langya perlu dari berbagai sisi, termasuk mewaspadai gejalanya yang mirip-mirip dengan infeksi virus lainnya. Tapi, tahukah Anda bahwa virus ini berpotensi sebabkan keparahan kasus.
Hal itu karena virus Langya satu famili dengan virus Nipah. Virus tersebut bahkan bisa sebabkan kefatalan yang mengancam nyawa.
"Virus Langya itu satu famili dengan virus Nipah. Ini memungkinkan virus Langya bisa seberbahaya virus Nipah," kata Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman, beberapa waktu lalu.
Memangnya, bagaimana gejala seseorang saat terinfeksi virus Langya?