Istilah Mother Heroine sebenarnya sudah ada sejak pasca Perang Dunia II. Pada saat itu, populasi Rusia atau dahulunya bernama Uni Soviet, menurun tajam akibat banyaknya korban jiwa dalam perang.
Namun di tahun 1991, penghargaan Mother Heroine diberhentikan.
30 tahun kemudian, penghargaan itu dihidupkan kembali untuk mengejar ketertinggalan populasi. Menurut badan statistik Rosstat, populasi di Rusia saat ini menyusut hingga 86 ribu orang dalam kurun waktu 6 bulan. Jumlah tersebut akan terus merosot jika tidak segera ditanggulangi.
(vivin)
(Dyah Ratna Meta Novia)