BACA JUGA:Tertinggi, Kasus Cacar Monyet AS Tembus Sampai 10.000!
Jadi, apakah alasan WHO membuat kebijakan kali ini?
Ternyata organisasi kesehatan PBB itu menerima kritik dan tekanan dari banyak pihak saat menggunakan istilah "monyet" dalam penamaan penyakit. Dikhawatirkan nama itu digunakan secara rasis oleh segelintir orang.
Selain itu, menurut Samuel Miriello, direktur kesehatan yang mengusulkan nama MPox, dengan penggunaan nama baru dan penghapusan gambar monyet diharapkan masyarakat lebih sadar akan keadaan darurat dari penyakit cacar monyet.
BACA JUGA:Cacar Monyet: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan