Studi Ungkap Subvarian BA.2.75 Mampu Melawan Antibodi

Kevi Laras, Jurnalis
Kamis 11 Agustus 2022 20:04 WIB
Subvarian BA.2.75 Mampu melawan antibodi (Foto: Pixabay)
Share :

KASUS Covid-19 subvarian BA.2.75 pertama kali ditemukan di India. Sebuah studi mengungkap subvarian yang dijuluki Centaurus ini, memiliki risiko lebih tinggi mampu melawan antibodi (sistem kekebalan tubuh) seseorang.

Melansir dari Times of India, penelitian berjudul "Karakteristik Virologis dari SARS-CoV-2 Omicron BA.2.75" yang diterbitkan di server pracetak bioRxiv. Menerangkan BA.2.75 memiliki tingkat pertumbuhan yang menguntungkan, di antara populasi manusia daripada sub varian Omicron lainnya.

 

Di mana fakta bahwa virus dapat tumbuh di antara manusia, dalam kondisi dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih besar. Hal ini juga dikatakan Dr Suresh Kumar, Direktur Medis Rumah Sakit LNJP bahwa BA.2.75 memiliki tingkat penularan lebih tinggi.

"Subvarian Omicron BA-2,75 telah ditemukan dalam laporan. Ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi. Ini telah muncul dalam laporan studi dari 90 sampel yang dikirim. untuk pengurutan genom.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya