Dijelaskan dalam laporan studi bahwa tidak ada kontak dekat atau riwayat paparan umum di antara pasien yang menunjukkan bahwa infeksi pada populasi manusia mungkin sporadis.
Hal ini terbukti dari surveilans pada 9 kasus positif menunjukkan tidak ada kasus positif Langya di kontak dekat pasien.
Di sisi lain, peneliti menemukan virus Langya di 71 dari 262 tikus yang diteliti. Selain tikus, virus ini juga ditemukan di anjing dan kambing.
(Dyah Ratna Meta Novia)