Harta Karun dalam Kapal Karam pada 1857 Dipamerkan, Emas 9 Ton hingga Jeans Langka

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 10 Agustus 2022 20:00 WIB
Isi kapal USS Central America yang tenggelam pada 1857 dipamerkan untuk pertama kali (Foto AP via Daily Mail)
Share :

SEJUMLAH harta karun bersejarah yang ditemukan dalam kapal milik Amerika Serikat, USS Central America yang tenggelam pada 1857, dipamerkan ke publik untuk pertama kalinya di AS. Barang itu di antaranya adalah celana jeans penambang langka yang dibuat oleh Levi Strauss dan emas perhiasan.

Mulanya kapal uap sidewheel Era Gold Rush itu ditemukan oleh seorang kapten, dan perusahaan penyelamat antara tahun 1980-an dan 2014. Kemudian setelah diteliti, ternyata di dalamnya banyak harta karun yang disembunyikan, termasuk 9 ton emas.

 BACA JUGA:5 Wisata Kuliner Nusantara untuk Perayaan 17 Agustus

Hal tersebut karena selama bertahun-tahun lamanya, litigasi dengan perusahaan asuransi saling klaim siapa pemilik sah dari kapal.

Melansir dari Daily Mail, Rabu (10/8/2022), sebelum tenggelam, kapal sepanjang 280 kaki atau 85 meter itu berlayar dari Panama ke New York melalui Havana, Kuba, membawa sembilan ton emas. Kapal turut membawa 578 penumpang dan awak.

 

Kapal tersebut kemudian tenggelam setelah diterpa badai di lepas pantai Carolina Selatan, Amerika Serikat, pada 12 September 1857. Sebanyak 425 orang tewas. Hanya 153 penumpang selamat, kebanyakan wanita dan anak-anak.

Barang-barang mereka menciptakan gambaran sejarah langka kehidupan Amerika sebelum Perang Saudara. Selanjutnya, barang-barang bersejarah langka tersebut dipamerkan untuk pertama kalinya, sejak ditemukan di Konvensi Botol Antik Nasional di Reno.

 BACA JUGA:10 Destinasi Wisata Sejarah di Yogyakarta, Cocok Dikunjungi saat HUT Ke-77 Kemerdekaan RI

Bob Evans, kepala ilmuwan dan sejarawan untuk U.S.S. Koleksi Amerika Tengah mengatakan, bentuk kapal yang ditemukan ini adalah gambaran sempurna tentang zaman orang-orang saat itu.

"Ada orang-orang dari seluruh negeri yang telah melakukan perjalanan ke California, dan sekarang kami akan pulang dengan kekayaan mereka," kata Bob Evans.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya