VIRUS cacar monyet menular dengan mudah melalui kontak langsung dengan penderita. Tingginya kemungkinan penularan, memungkinkan skrining cacar monyet akan diperketat, termasuk sebelum donor darah.
Seperti disampaikan Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr. Hanny Nilasari, SpKK bahwa skrining cacar monyet akan diterapkan sebelum seseorang donor darah.
"Skrining cacar monyet akan dilakukan sebelum melakukan tindakan pengambilan donor darah," kata dr Hanny dalam konferensi pers virtualnya, beberapa hari lalu.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi seperti pengecekan ada tidaknya kelainan di kulit pendonor, pun juga kelainan sistemik seperti demam, mialgia, atau gejala lainnya.
Melalui skrining, kemungkinan kasus positif bisa lebih cepat ditemukan. Sehingga laju penyebaran di masyarakat bisa ditekan.
"Dengan skrining ini, diharapkan temuan kasus bisa didapat dengan cepat dan tepat, sehingga virus tidak menyebar lebih luas di masyarakat," tambah dr. Hanny