"Selain itu, objek wisata juga dapat menjadi tujuan utama untuk kegiatan belajar luar ruangan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Banyumas. Dengan tiket masuk yang gratis dan terjangkau, anak-anak seperti belajar dan bermain di rumah sendiri," katanya.
Disinggung mengenai kemungkinan adanya anak-anak yang belum memiliki KIA, Yanuar mengatakan, Dindukcapil Kabupaten Banyumas akan menyediakan pelayanan KIA di beberapa objek BLUD khususnya saat akhir pekan supaya semua anak bisa menikmati fasilitas gratis dan diskon 50 persen tersebut.
Sementara, bagi anak-anak dari luar Kabupaten Banyumas, kata dia, untuk sementara masih bersifat sosialisasi lebih dahulu dengan harapan sudah bisa menunjukkan KIA pada kunjungan berikutnya.
"Pada dasarnya BLUD mendukung program Dindukcapil untuk persebaran KIA bagi anak-anak domisili di Banyumas. Nah, untuk anak-anak di luar warga Banyumas ini sifatnya sosialisasi terlebih dahulu sehingga pada kunjungan kedua dan ketiga mereka sudah bisa menunjukan KIA apabila ke objek wisata di Banyumas," paparnya.
(Rizka Diputra)