KASUS cacar monyet di dunia kian mengganas. Dilansir dari CNA, California baru saja mengumumkan darurat cacar monyet. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur California Gavin. Sejauh ini, California mengkonfirmasi 827 kasus cacar monyet.
Sementara itu, Pemerintah Kota New York juga mengumumkan darurat cacar monyet. Bahkan kota itu saat ini menjadi pusat penyebaran cacar monyet. Hal ini tak boleh diabaikan.
Menyaksikan perkembangan cacar monyet di dunia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam media briefing virtual Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama sejumlah organisasi profesi. Sebab cacar monyet juga bisa menyerang anak-anak ke bayi hingga janin di dalam perut.
Meskipun secara kepastian belum ada berapa banyak kejadiannya. "Ini belum banyak info tapi pasti untuk menghadapi penyakit menular apapun yang penting PHBS. Pandemi mengajarkan kita menerapkan PHBS, ini penting untuk segala penyakit menular," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K).
Sejauh ini baru 9 persen terjadi penularan dari cacar monyet ke bayi. Di mana vaksinasi untuk ini belum jelas, sehingga dia meminta agar tetap berhati-hati.
BACA JUGA:Cacar Monyet Makin Ngegas, Yuk Ingat Lagi Cara Mencegahnya!
Dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker dan mencuci tangan atau PHBS, ini berguna untuk mencegah penularan cacar monyet.