Remaja putri itu segera dilarikan ke Rumah Sakit Anak Kedokteran Universitas Virginia Barat di Morgantown. Sampai di sana, dokter mendiagnosa Olivia mengalami kasus langka yang memiliki dampak yang cukup fatal, monomicrobial necrotizing fasciitis yang membuat dirinya harus dirawat selama hampir sebulan lamanya di unit perawatan intensif pediatrik dengan ventilator hingga menjalani beberapa operasi untuk menghilangkan bakteri, dikutip dari New York Post, Minggu (31/7/2022).
Setelah selesai dirawat di Rumah Sakit Anak Kedokteran Universitas Virginia Barat, perjuangan Olivia belum berhenti sampai di situ. Ia harus kembali ke rumah sakit WVU pada akhir April 2022 untuk melalukan cangkok kulit, sampai akhirnya pada awal Mei 2022, Olivia baru bisa pulang ke rumahnya.
BACA JUGA:Kisah Amitabh Bachchan, Raja Bollywood yang Penyintas Hepatitis dan Tuberkulosis
BACA JUGA:Idap Progeria, Gadis Remaja Punya Tampilan Wajah bak Nenek 60 Tahun
Keluar dari rumah sakit, Olivia disarankan dokter memulai terapi fisik demi meningkatkan kekuatan dan mobilitasnya yang berkurang setelah sebulan menghabiskan waktu di tempat tidur.
Atas semangat dan perjuangannya untuk sembuh, Olivia diketahui diberi kehormatan dengan julukan “Anak Ajaib” dalam gelaran WVU Medicine Children’s Gala.
(Rizky Pradita Ananda)