Perlu diketahui, virus cacar monyet hanya menular saat cairan dari lesi pecah dan terpapar ke orang lain. Nah, di fase inkubasi, ternyata virus tidak menular ke orang lain. Inilah yang membedakan karakter antara infeksi cacar monyet dan infeksi Covid-19.
"Ini yang membedakan cacar monyet dengan Covid-19. Kalau Covid-19, individu yang baru terpapar virus, meski tanpa gejala, dia tetap menularkan virus ke orang lain. Sementara cacar monyet menyebar kalau gejala sudah keluar," sambung dr. Syahril lagi.
Perbedaan ini juga yang membuat pasien cacar monyet tidak selalu harus menjalani isolasi. Kecuali, selama 21 hari setelah kontak erat dengan penderita cacar monyet, muncul gejala atau keluar bintik merah yang kemudian menjadi lesi berair.
“Kalau sudah keluar gejala seperti itu, isolasi adalah pilihan yang tepat untuk meminimalisir penyebaran virus di masyarakat," pungkas dr. Syahril
BACA JUGA:Darurat Cacar Monyet, Apakah Vaksinasi Aman?
BACA JUGA:Waduh! Vaksin Cacar Monyet Bisa Sebabkan Perikarditis
(Rizky Pradita Ananda)