Stroke bisa disebut sebagai silent killer. Penyakit ini dapat merenggut nyawa seseorang begitu saja. Pencegahan perlu dilakukan sejak dini. Adanya risiko stroke terjadi di luar kendali manusia yaitu bisa dikarenakan jenis kelamin, ras, usia, dan riwayat keluarga.
Pola dan gaya hidup dapat mempengaruhi kemungkinan terkena stroke. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Divisi Gangguan Serebrovaskular di University of Iowa, dr. Harold P. Adams, M.D.
dr. Harold juga memberikan tips pencegahan agar tidak terserang stroke, berikut ulasannya, dikutip dari Okezone:
1. Ketahui Gejala Stroke
Gejala peringatan stroke sering kali datang secara tiba-tiba dan singkat. Tetapi gejalanya terlihat dengan jelas yaitu seperti kehilangan penglihatan mata, bicara namun tak bisa dipahami, sakit kepala, dan kekakuan pada beberapa bagian tubuh.