3. Salah Pilih Pasak
Saat mendirikan tenda di tengah cuaca ekstrim, jangan gunakan pasak besi berbentul L atau pasak alu berbentuk kail. Semisal tak ada pasak lain namun terpaksa mendirikan tenda padahal cuaca kurang bersahabat, kamu harus memastikan kepala pasak tertanam penuh.
Kenapa? jika tida, kepala pasak akan berbalik arah dan menyebabkan tali tenda lepas.
Disarankan untuk menggunakan pasak berbentuk V atau Y. Pasak jenis ini mampu mencengkram dengan maksimal.
Ingat, arah pasak harus membentuk sudut 45 derajat agar daya cengkram semakin kuat.
4. Tidak Menggunakan Guyline
Tali penguat atau Guyline adalah bagian penting dalam mendirikan tenda. Dengan guyline konstruksi tenda dapat lebih kokoh bertahan saat angin kencang menerjang.
Pada bagian tenda terdapat titik-titik untuk guyline. Bagian ini harus dipakai dan dipasang saat berkemah di tengah musim hujan disertai angin kencang.
Mengapa? tentu saja ini bertujuan agar tenda tidak mudah roboh.
(Kurniawati Hasjanah)