“Terlepas dari pikiranku, coba bayangkan mengamputasi tangan yang kamu gunakan dan bisa baik-baik saja,” tulis salah seorang netizen.
“Aku pribadi lebih baik pakai tangan prostetik palsu yang bagus, lalu aku dekorasi. Tapi ya, itu kalau aku,” tambah yang lain.
“Kamu terlihat lebih oke tanpa itu (lengan), “ komentar seorang netizen yang lain.
Olivia dengan percaya diri tak mau menggubris komentar jahat orang asing tersebut, bahkan ia secara tegas mengatakan ia lebih memilih untuk meninggal dunia daripada harus dengan sengaja mengamputasi tangannya.
“Saya tidak bisa membiarkan komentar seseorang yang bahkan tidak saya kenal mengganggu diri saya,” tegasnya.
Sehari-hari, walau terkadang mengalami pembekuan darah yang menimbulkan rasa sakit, Olivia mengaku ia tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal, seperti remaja seusianya.
“Saya bisa berolahraga, bergaul dengan teman-teman, dan teman-teman memang akan tanya soal lengan ini. Tetapi saya selalu terbuka dan bersedia menjawab pertanyaan dari mereka. “Saya benar-benar bersyukur bahwa lengan saya tidak memberi saya kerugian apa pun dalam hidup,” tandas Olivia.
BACA JUGA:Kisah Penyintas Covid-19: Sesak Napas Tidak Ada saat Bernyanyi
BACA JUGA:Hubungan Intim Lebih dengan 2000 Wanita, Mantan Atlet NBA Ini Sebut Pernah Patah Penis
(Rizky Pradita Ananda)