"Dia tentu mengalami trauma yang hebat atau gejolak yang hebat," ujarnya.
Diana juga mengungkapkan bahwa korban diduga tak berani menceritakan soal dugaan perundungan yang dialaminya kepada orang tuanya, sehingga kondisi psikologisnya semakin tertekan.
Meski begitu, Diana mengatakan, pihaknya masih mencoba melakukan sejumlah pendalaman untuk mengetahui pasti kronologis peristiwa tersebut.
"Kami sedang mencari info lain, apakah ada penyakit lain yang diderita anak atau murni dari dia gak mau makan karena saking tertekannya," katanya.
Selain melakukan pendalaman, Diana juga meminta pihak perlindungan anak di Kabupaten Tasikmalaya mulai menjalin komunikasi dengan para terduga pelaku. Dia menegaskan, jangan sampai ada korban lain akibat ulah mereka.