DIREKTUR Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, saat ini kasus cacar monyet di dunia mencapai 14.000 kasus. Sebanyak 5 orang meninggal di Afrika.
Sejauh ini banyak kasus dilaporkan dari Eropa, terutama di antara pria yang berhubungan seks dengan pria. Meskipun semua kematian hanya terjadi di Afrika, wilayah di mana wabah cacar monyet secara historis ditemukan.
Akibat hal itu, WHO mengadakan pertemuan kedua komite. Ini dilakukan untuk memutuskan apakah wabah itu merupakan darurat kesehatan masyarakat dan wajib menjadi perhatian internasional dengan tingkat kewaspadaan tertinggi.
"Terlepas dari rekomendasi komite, WHO akan terus melakukan segala hal yang kami bisa untuk mendukung negara-negara menghentikan penularan dan menyelamatkan nyawa lebih banyak orang ," kata Ghebreyesus dilansir Reuters, Kamis (21/7/2022).