Pantai Ngobaran
Berbeda dengan pantai lain, Pantai Ngobaran sangat lekat dengan kebudayaan agama Hindu. Tentunya itu akan menjadi daya tarik tersendiri. Di pantai ini dapat dilihat keberadaan arca, pura, selain pelaksanaan ritual agama yang juga sering dilakukan di pantai ini.
Bukan hanya itu, secara sejarah ternyata pantai ini erat kaitannya dengan Kerajaan Demak dan Majapahit. Pengambilan nama “Ngobaran” berasal dari peristiwa di mana Prabu Brawijaya V melakukan moksa dengan cara membakar diri, karena tidak ingin bertarung melawan anaknya, Raden Patah. Melalui pembakaran diri itulah, muncul “kobaran” api yang cukup besar. Oleh karena itu, nama “Ngobaran” diambil dari kobaran.
Pantai Slili
Dibandingkan dengan pantai lain, Pantai Slili cenderung lebih sepi sehingga sangat cocok untuk wisatawan yang lebih menyukai suasana tenang dan tidak terganggu banyak orang. Selain itu, pantai ini juga memiliki garis pantai yang lebih pendek dibandingkan dengan pantai lainnya.