Covid-19 Melandai, Sandiaga Uno Optimis Target Kunjungan 3,6 Juta Wisman Tercapai

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2022 06:02 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno optimistis target kunjungan wisatawan, khususnya dari mancanegara, atau wisman tetap tercapai tahun ini, meski kini angka penularan Covid-19 naik dan pemerintah melakukan pengetatan persyaratan perjalanan.

"Saya sangat optimis, apalagi penanganan pandemi semakin terkendali. Kita akan gencarkan booster sebagai syarat untuk berpergian," kata Sandiaga pada peluncuran Toyota EV Smart Mobility Project di Kawasan Danau Toba, Samosir, Sumatera Utara, mengutip Antara.

Ia masih optimis bisa mencapai target kunjungan pariwisata yang disepakati pemerintah dengan DPR RI yaitu 1,8 sampai 3,6 juta kunjungan wisman dan 550 juta pergerakan wisata domestik.

Dengan demikian, Sandiaga berharap sektor pariwisata bisa membuka 1,1 juta lapangan kerja baru pada 2022 dan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024.

"Kami optimis dan penuh harapan. Kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta'ala semoga bisa mengendalikan pandemi ini dan kita bisa patuh pada protokol kesehatan, sehingga momentum kebangkitan ini bisa kita jaga," tuturnya.

Apalagi ia melihat Presidensi G20 Indonesia memberi manfaat bagi kedatangan turis ke Indonesia. Ia mencontohkan pada pertemuan W20 di Parapat, Sumatera Utara, hari ini juga dihadiri oleh delegasi dari banyak negara termasuk Eropa, Amerika, Afrika, Timur Tengah, dan Australia.

"Ini perlu kita syukuri dan kita kapitalisasi agar memberi kesejahteraan bagi masyarakat," kata dia.

Ia juga mengungkapkan, ada beberapa komitmen investasi di Kawasan Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dari sisi akomodasi, yaitu dari Art Hotel, Dafan Group, dan Eiger untuk membangun glamping. "Jumlahnya masih kita hitung, tapi targetnya tahun ini bisa direalisasikan," katanya.

Sandiaga menyebut adanya komitmen Lion Air dan Air Asia Group untuk menambah penerbangan, sehingga diharapkan bisa menekan harga tiket pesawat agar lebih terjangkau.

"Kita tambah jumlah penerbangannya, kita tambah ketersediaan kursinya, kita harapkan akan ada secara penurunan (harga tiket) bertahap. Kita harapkan dengan kerja sama semua pihak dan harga avtur juga bisa stabil, ini akan mulai kembali normal pada paruh kedua dari semester II 2022," tutur mantan Wagub DKI Jakarta ini.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya