Apakah Varian BA.2.75 Berbahaya? Ini Kata Satgas Covid IDI

Kevi Laras, Jurnalis
Minggu 17 Juli 2022 14:30 WIB
Ilustrasi Covid-19, (Foto: Freepik)
Share :

 Subvarian BA.2.75 sendiri diketahui pertama kali ditemukan di India dan sejauh ini baru tersebar di 10 negara. Sampai saat ini, kasus BA.2.75 belum ditemukan di Indonesia.

"BA.2.75 telah dilaporkan di sekitar 10 negara, dan Indonesia belum termasuk di dalamnya. Subvarian ini pertama kali ditemukan di India," tambah Prof Zubairi.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) saat ini memasukkan subvarian BA.2.75 di kategori Variant of Concern (VOC) Lineage Under Monitoring (LUM), yang artinya varian ini sedang diawasi secara ketat oleh WHO.

Profesor Zubairi menambahkan, menurutnya Indonesia tidak perlu khawatir akan subvarian BA.2.75 ini. Sebab, kasusnya bisa terbilang sedikit dan belum ada data valid perihal tingkat keparahan.

“ Indonesia harus khawatir? Rasanya tidak, hanya ada sekitar 70 kasus BA.2.75 yang tercatat di seluruh dunia dan belum ada data yang menyatakan subvarian ini menyebabkan infeksi yang lebih serius ketimbang Omicron awal,” pungkasnya.

 BACA JUGA:Protokol Kesehatan Masih Ampuh Cegah Penularan Varian BA.4 dan BA.5

BACA JUGA:Waspada! Gelombang Baru Covid-19 sedang Menyapu Asia

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya