"Pemeriksaan WGS untuk mendeteksi varian ini sudah dilakukan dan hasilnya sampai 12 Juli 2022. Diketahui jumlah liniech omicron BA.4 sebanyak 146 di Jakarta, sedangkan untuk Omicron BA.5 ada 1.829 kasus di DKI Jakarta,” jelas dr. Reisa
Dengan catatan angka tersebut, menjadikan DKI Jakarta sebagai Provinsi tertinggi untuk kasus BA.4 dan BA.5. Sisanya disusul oleh daerah-daerah lain, berikut keterangan lengkap jumlah kasus disampaikan oleh dr.Reisa, antara lain;
DKI Jakarta: 146 (kasus BA.4) dan 1.829 (kasus BA.5)
Jawa Timur: 17 (kasus BA.4) dan 166 (kasus BA.5)
Bali: 17 (kasus BA.4) dan 77 (kasus BA.5)
Jawa Barat: 3 (kasus BA.4) dan 57 (kasus BA.5)
Jawa Tengah: 10 (kasus BA.5)
Banten: 1 (kasus BA.4) dan 15 (kasus BA.5)
Kalimantan: 5 (kasus BA.5)
Sulawesi Selatan: 2 (kasus BA.5)
Sumatera Selatan: 1 (kasus BA.5)
(Rizky Pradita Ananda)