LUCINTA Luna baru saja menjalani operasi tulang ekor. Kabar ini disampaikan di Instagram Story-nya.
Sejatinya seseorang yang menjalani operasi tulang ekor punya efek samping yang harus diketahui sebelum tindakan pembedahan dilakukan. Efek samping itu tentu bisa diminimalisir dengan skrining pra-operasi maupun terapi pasca-operasi.
Perlu diketahui sebelumnya bahwa operasi tulang ekor dalam dunia medis disebut coccygectomy. Di Amerika Serikat, mereka yang melakukan operasi ini tidak memerlukan waktu lama dalam tindakan maupun recoverynya.
"Operasi coccygectomy sering dianggap sebagai operasi rawat jalan, artinya mereka yang menjalani operasi ini di pagi hari, malamnya sudah bisa pulang," terang dr Patrick Foye, pendiri Tailbone Pain Center, dikutip MNC Portal dari laman Tailbone Doctor.
Dokter Foye menjelaskan, ada risiko jangka panjang dan pendek dari operasi tulang ekor.
Risiko jangka pendek termasuk infeksi di tempat operasi, terutama dalam beberapa minggu atau bulan pertama setelah operasi.
"Pada beberapa penelitian, 20% pasien coccygectomy perlu menjalani operasi ulang atau tambahan untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi dan infeksi bisa terjadi karena tulang ekor berdekatan dengan anus dan oleh karena itu tindakan harus hati-hati," papar dr Foye.
Jadi sebenarnya jika tidak butuh sekali, operasi tulang ekor tidak perlu dilakukan.
BACA JUGA:Lucinta Luna Mau Operasi Ganti Kulit, Ini Risiko Komplikasinya!
Lalu, bagaimana kita tahu tulang ekor kita dalam kondisi masalah serius dan butuh dioperasi?