Peneliti kemudian melacak infeksi di seluruh Inggris serta mengidentifikasi siapa yang paling berisiko dan di mana area berisiko tinggi. Lebih dari dua dari tiga pasien Covid-19 yang menggunakan aplikasi tersebut, dilaporkan mengalami sakit kepala sebelum hasil tesnya menunjukkan hasil positif, mengutip Mirror, Senin (4/7/2022).
Bahkan, beberapa orang mengalami sakit kepala ini terlebih dahulu sebelum gejala Covid-19 umum lainnya yakni kesulitan bernapas. Menjadikan sakit kepala sebagai gejala yang lebih umum saat ini, dibandingkan sederet gejala klasik Covid-19 lainnya.
BACA JUGA:Dokter Reisa Sebut Kematian Akibat BA.4 dan BA.5 Sepersepuluh dari Omicron Versi Awal
BACA JUGA:Studi: Penyintas Omicron Versi Awal Kurang Terlindungi dari Varian BA.4 dan BA.5
(Rizky Pradita Ananda)