Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, (CDC) mengonfirmasi bahwa ada bukti penularan lokal cacar monyet, selain kasus di mana orang yang terinfeksi melakukan perjalanan ke luar negeri.
Sebagai catatan, meski memang sebagian besar kasus cacar monyet baru terlihat pada pria yang berhubungan seksual dengan sesama jenis atau biseksual. Tapi para ahli memperingatkan bahwa sejatinya, siapa pun berpotensi berisiko terinfeksi cacar monyet.
Penularannya sendiri, biasanya melalui kontak dengan lesi kulit atau cairan tubuh hewan atau orang yang positif terinfeksi. Selain itu bisa juga melalui kontak erat dengan bahan atau benda yang terkontaminasi virus.
BACA JUGA:Virus CMV Jadi Dalang Penyebab Hepatitis Akut Misterius?
BACA JUGA:Sudah Menyebar hingga Korea, Virus Cacar Monyet Belum Telan Korban Jiwa
(Rizky Pradita Ananda)