Pertemuan komite pekan depan sendiri, akan melibatkan para ahli global. Nantinya, Dirjen WHO lah yang membuat keputusan akhir tentang apakah wabah itu layak diberi label, yang dikenal sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau dengan kata lain deklarasi resmi dari WHO.
Dengan adanya penentuan status dari WHO bahwa wabah penyakit merupakan kedaruratan kesehatan global, sejatinya bisa membantu mempercepat penelitian dan pendanaan untuk mengatasi suatu penyakit.
Tedros juga mengatakan bahwa WHO saat ini sedang bekerja sama dengan partner untuk mengubah nama cacar monyet dan variannya, serta mekanisme untuk membantu berbagi vaksin yang tersedia secara agar bisa lebih adil.
Saat ini diketahui beberapa negara sudah mulai melakukan program vaksinasi cacar monyet, debngan memvaksinasi para petugas kesehatan dan kontak dekat pasien cacar monyet dengan menggunakan vaksin cacar.
BACA JUGA:Virus Cacar Monyet Ditemukan di Air Mani, Ingat Kembali Cara Penularannya!
BACA JUGA:6 Pasien Air Maninya Mengandung Virus Cacar Monyet, Penyakit Ini Menular Lewat Seks?
(Rizky Pradita Ananda)