MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, bahwa pihaknya optimistis Indonesia akan terus dibanjiri wisatawan mancanegara (wisman) dan akan mencapai puncaknya diperkirakan pada Juli-Agustus 2022.
Akan tetapi, kata dia, hal tersebut tergantung dengan situasi pandemi di Indonesia. Apalagi varian omicron BA.4 dan BA.5 sedang diwaspadai. Dan juga jumlah penerbangan internasional yang masuk ke Indonesia, khsusnya Bali.
Sandiaga melihat, saat ini frekuensi penerbangan internasional dan pembukaan kembali rute perjalanan ke Indonesia sudah meningkat lagi, dibandingkan tahun sebelumnya. Akan tetapi, angka yang diharapkan belum sepenuhnya normal.
"Dibandingkan 2019, kunjungan wisatawan per harinya mencapai 20.000 Sekarang baru sekitar 30 persen, dengan total 6.000 wisman," katanya dalam Weekly Press Briefing secara virtual.
Ia mengungkapkan, jika ingin angkanya naik maka ia memprediksi butuh dua kali lipat armada yang sudah diutilisasi hari ini. Sandi menyebutkan, terdapat 350 dari total 550 pesawat yang bisa beroperasi di Indonesia.
Mantan Wagub DKI Jakarta itu menambahkan, saat ini pihak maskapai telah melakukan revitalisasi, sekitar 350 pesawat dari 550 pesawat yang sudah beroperasi. Kemudian menurutnya hal ini perlu disikapi, karena banyak yang mengalami maintenance (perawatan).
Oleh karena itu, Kemenparekraf mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pihak, terkait untuk menambah frekuensi dan rute penerbangan internasional ke Indonesia, khususnya Bali.
Terdapat sejumlah pihak yang terlibat antara lain Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan dan pihak maskapai penerbangan, baik internasional maupun nasional.