Dengan penambahan akses masuk menghubungkan Bali dan Lombok Barat dengan waktu yang lebih cepat kata dia, diharapkan memberikan alternatif baru bagi wisatawan untuk berkunjung.
"Kita berharap agar pembukaan trayek baru ini akan meningkatkan jumlah wisatawan ke Lombok Barat dan menggerakkan sektor lainnya sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," ucap dia.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, M. Fajar Taufiq berujar bahwa rencana pembukaan jalur baru Nusa Penida-Gili Gede-Senggigi tersebut ide awalnya berdasarkan informasi bahwa di Nusa Penida kunjungan wisatawan mencapai 15 ribu orang.
Dari sekian banyak wisatawan itu, kata dia, mereka tidak tahu mau ke mana, sehingga sebagai alternatif, rute Nusa Penida-Gili Gede-Senggigi dibuka. "Mudah-mudahan bisa berjalan lancar sehingga pariwisata di Lombok Barat bisa bangkit kembali," kata Fajar.
Sebagai upaya promosi, dalam uji trayek itu Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat menggandeng agen jasa perjalanan wisata.
(Rizka Diputra)