Vaksin Pfizer, katanya, tidak mengandung virus hidup dan sepenuhnya sintesis. "Kami tidak melepaskan virus menular dari manusia ke manusia," tegasnya pada AFP, dikutip MNC Portal, Jumat (10/6/2022).
Ghazvini menjelaskan bahwa cacar monyet menular dari manusia ke manusia akibat kontak dekat melalui cairan lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, penularan cacar monyet juga melalui droplet kontak langsung yang berkepanjangan dan melalui fomites.
Lebih lanjut, Paulo Verardi, Profesor Virologi dan Vaksinologi di Universitas Connecticut mengklaim bahwa cacar monyet adalah efek samping vaksin Pfizer adalah kekeliruan alias tidak benar. Hal senada juga ditegaskan Kari Debbink, ahli virologi dan ilmuwan di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg bahwa seseorang tidak akan kena cacar monyet akibat menerima vaksin Covid-19.
"Tidak ada vaksin Covid-19 yang mengandung virus cacar monyet," tegas Debbink.
(Martin Bagya Kertiyasa)