3. Demam Berdarah
Kemudian penyakit yang sering muncul saat cuaca ekstrem adalah demam berdarah. Penyakit ini berkaitan dengan kebersihan, atau kesehatan dilingkungan masyarakat. Seperti buang sampah sembarangan, hingga membiarkan genangan air.
Gejala demam berdarah pada umumnya berupa demam tinggi yang turun pada hari ketiga namun akan naik kembali, mual, muntah, nyeri kepala, badan pegel linu, serta dapat disertai munculnya bintik-bintik merah dikulit, gusi berdarah atau mimisan.
Selain berobat ke dokter, Anda bisa membantu mengobatinya dengan cara alami. Seperti mengonsumsi jambu biji yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat memicu pembentukan keping darah baru.
Kemudian terpenting adalah mengonsumsi sayuran-sayuran dan buah-buahan. Dimana dikenal sebagai asam askorbat, memiliki beberapa peran penting dalam tubuh. ini membantu dalam perbaikan, pertumbuhan dan perkembangan jaringan sel tubuh.
4. Leptospirosis
Saat cuaca ekstrem, seringkali tiba-tiba hujan lebat akibatnya muncul banyak genangan air di mana-mana. Praktisi Kedokteran Fungsional, dr Novi Arifiani MKK Dipl ABRAAM menjelaskan, saat genangan air ada di mana-mana maka bisa menjadi media bagi tikus untuk menyebabkan penyakit leptospirosis.
Leptospirosis disebabkan parasit leptospirosis yang menyebar dari urin mamalia terutama tikus. Nah, genangan air yang dikencingi tikus ini berbahaya.
Gejala terkena Leptospirosis antara lain demam tinggi, sesak napas, sakit kepala, nyeri otot, muntah, sakit perut, diare, juga ruam-ruam. Jika ada yang mengalami gejala ini segera dibawa ke dokter agar dapat pengobatan. Jangan tunggu sampai parah!
(Dyah Ratna Meta Novia)